Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Djokovic Kokoh di Puncak, Stepanek Naik Enam Tingkat

Written By rajablos on Selasa, 20 November 2012 | 00.49



Ranking ATP


Djokovic Kokoh di Puncak, Stepanek Naik Enam Tingkat





Senin, 19 November 2012 | 22:56 WIB













PARIS, Kompas.com - Petenis Serbia, Novak Djokovic, tetap kokoh di puncak daftar petenis putra dunia (ATP), berdasarkan data yang dirilis ATP, Senin (19/11/2012). Djokovic meraih 12.920 poin.

Di urutan kedua ada superstar Swiss, Roger Federer. Pemain yang meraih 17 gelar grand slam ini mengumpulkan 10.265 poin.

Sementara itu peraih medali emas Olimpiade London 2012, Andy Murray, ada di peringkat tiga. Petenis Inggris Raya ini setingkat di atas pemain kidal asal Spanyol, Rafael Nadal, yang tak pernah tampil lagi sejak bulan Juli lalu, akibat cedera.

Petenis veteran Ceko, Radek Stepanek, naik enam peringkat ke urutan 31. Pemain berusia 34 tahun ini meraihnya setelah sukses membawa negaranya untuk pertama  kali menjuarai Piala Davis, dengan kemenangannya atas petenis Spanyol, Nicolas Almagro, Minggu (18/11). Stepanek jadi penentu Ceko menang 3-2 atas sang juara bertahan.

- Daftar peringkat ATP

1. Novak Djokovic (SRB)                 12,920 poin
2. Roger Federer (SUI)                   10,265
3. Andy Murray (GBR)                     8000
4. Rafael Nadal (ESP)                      6795
5. David Ferrer (ESP)                      6430
6. Tomas Berdych (CZE)                  4680
7. Juan Martin Del Potro (ARG)         4480
8. Jo-Wilfried Tsonga (FRA)              3490
9. Janko Tipsarevic (SRB)                 2990
10. Richard Gasquet (FRA)                2515
11. Nicolas Almagro (ESP)                 2515
12. Juan Monaco (ARG)                    2430
13. Milos Raonic (CAN)                     2380
14. John Isner (USA)                        2215
15. Marin Cilic (CRO)                        2210
16. Gilles Simon (FRA)                      2165
17. Stanislas Wawrinka (SUI)             1900
18. Alexandr Dolgopolov Jr. (UKR)       1855
19. Kei Nishikori (JPN)                       1830
20. Philipp Kohlschreiber (GER)          1770







Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo















00.49 | 0 komentar | Read More

Bisa Saja Ada Kejutan di Rapat KPK-Timwas Century




Skandal Century


Bisa Saja Ada Kejutan di Rapat KPK-Timwas Century





Penulis : Khaerudin | Selasa, 20 November 2012 | 00:11 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi Senin (19/11/2012) telah selesai melakukan gelar perkara atau ekspos kasus dugaan korupsi dalam pemberian dana talangan alias bailout Bank Century. Hasil ekspos kasus Bank Century masih belum menetapkan ada tersangka dalam kasus ini. Tetapi kesimpulan Komisi Pemberantasan Korupsi tegas menyatakan bahwa ada indikasi tindak pidana korupsi dalam pemberian dana talangan ke Bank Century.


Namun, sangat mungkin terjadi kejutan saat KPK menggelar rapat dengan Tim Pengawas Century DPR yang rencananya akan digelar Selasa siang besok. Bisa saja, KPK mengumumkan tersangka kasus Century di sela rapat dengan Timwas Century DPR.


Juru Bicara KPK Johan Budi SP memastikan bahwa hingga Senin malam usai gelar perkara kasus Century, belum ada tersangka yang ditetapkan. Johan mengaku belum tahu, apakah besok pimpinan KPK saat rapat dengan Timwas Century DPR bakal mengumumkan tersangkanya. "Yang jelas hasil gelar perkara hanya menyatakan ada indikasi pelanggaran pidana dalam kasus pemberian dana talangan Bank Century," kata Johan.


Soal kemungkinan pimpinan KPK mengumumkan tersangka kasus Century saat rapat dengan Timwas Century DPR masih sangat terbuka. Apalagi, dalam sejarahnya, KPK pernah mengumumkan tersangka korupsi saat mereka rapat dengan DPR. KPK pernah mengumumkan penetapan Nunun Nurbaeti sebagai tersangka kasus pemberian cek perjalanan terkait pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, di sela rapat dengan DPR. Jadi, sangat mungkin ada kejutan dalam rapat KPK dengan Timwas Century besok. Kita tunggu saja!

















00.22 | 0 komentar | Read More

Menteri ESDM Rangkap Jabatan di eks BP Migas


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik kini juga merangkap jabatan sebagai Kepala Satuan Kerja Sementara Pelaksana Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKSP BP Migas). Ini sekaligus mempertegas bahwa Raden Priyono didepak dari eks BP Migas.


Di papan backdrop acara tatap muka Menteri ESDM dengan seluruh pekerja dan tenaga penunjang SKSP BP Migas di City Plaza Senin (19/11/2012), Menteri ESDM juga disebut sebagai Kepala SKSP BP Migas.


"Ini disebabkan karena seluruh fungsi dan tugas BP Migas dialihkan sepenuhnya di unit kerja di bawah Kementerian ESDM," kata Jero saat tatap muka Menteri ESDM dengan seluruh pekerja dan tenaga penunjang SKSP Migas di City Plaza Jakarta, Senin (19/11/2012).


Menurutnya, rangkap jabatan ini sudah sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM 3135 K/08/MEM/2012 yang terbit Selasa (13/11/2012) sebagai turunan dari Peraturan Presiden Nomor 95/2012 tentang Pengalihan Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kegiatan Hulu Migas.


Sementara di Keputusan Menteri ESDM Nomor 3136 K/73/MEM/2012 menjelaskan bahwa pengalihan tugas, fungsi, dan organisasi yaitu mengalihkan pelaksanaan tugas, fungsi, dan organisasi BP Migas kepada satuan kerja sementara pelaksana kegiatan usaha hulu migas. Semua personalia BP Migas dialihkan pada satuan kerja sementara pelaksana kegiatan usaha hulu migas.


Hal terkait operasional, pendanaan, dan aset di BP Migas diterapkan pada satuan kerja sementara usaha hulu migas. Jabatan di BP Migas juga diterapkan pada satuan kerja sementara. Saat ini yang menjabat di BP Migas baru atau SKSP BP Migas ini adalah:


1. Johanes Wijanarko sebagai Wakil Kepala
2. Widhyawan Prawiraatmadja sebagai Deputi Perencanaan
3. Akhmad Syahroza sebagai Deputi Pengendalian Keuangan
4. Gerhard Rumenggar sebagai Deputi Umum
5. Gde Pradnyana sebagai Deputi Pengendalian Operasi
6. Lambok Hamonangan Hutahuruk sebagai Deputi Evaluasi dan Pertimbangan Hukum


Sementara nama Raden Priyono yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BP Migas ditiadakan. Dengan dihapusnya posisi Kepala BP Migas itu dan seluruh kewenangan eks BP Migas dialihkan ke Kementerian ESDM, maka wewenangnya juga akan langsung diambil alih oleh Kementerian ESDM.


"Saya kemarin bertemu dengan Pak Priyono. Lantas apa pekerjaannya saat ini? Lalu dia menjawab saya ingin menjadi pengamat migas saja," kata Jero menirukan ucapan Priyono.


Jero pun menyambut baik apa yang dilakukan mantan Kepala BP Migas tersebut. Bahkan Jero juga berpesan bahwa Raden Priyono harus tetap kritis terhadap apa yang dilakukan pemerintah saat ini.












00.02 | 0 komentar | Read More

Model Playboy Jenny McCarthy Luncurkan Biografi

Written By rajablos on Selasa, 13 November 2012 | 00.56


Jenny McCarthy.

Jenny McCarthy. (sumber: chicagotribune)




Jenny McCarthy mengaku pernah bercinta dengan sebatang pohon, gara-gara terlalu banyak mengonsumsi ekstasi.

Salah satu model terkenal Playboy, Jenny McCarthy, benar-benar tak segan buka-bukaan di buku (biografi) terbarunya, berjudul "Bad Habits: Confessions of a Recovering Catholic". Dia seolah tak ingin menyimpan rahasia di situ, dengan menuangkan berbagai pengalaman, termasuk soal seks dan obat-obatan terlarang.

Sebagaimana ditulis Daily Mail, aktris berusia 40 tahun ini antara lain menuliskan di dalam buku itu, salah satu pengalamannya saat mengonsumsi pil ekstasi. Saat itu, McCarthy mengaku bahwa setelah terlalu banyak menelan pil senang tersebut, dia sempat telanjang bulat dan lantas bercinta dengan sebatang pohon.

"Teksturnya terasa enak sekali (saat itu), hingga akhirnya saya menggosok-gosokkan kepala dan bagian payudara saya di sana. Dan ternyata itu adalah sebatang pohon yang saya ajak bercinta," ungkapnya dalam buku itu.

Diungkapkan McCarthy lagi, bahwa dalam pesta narkoba yang sama pula, dia kemudian sadar sejumlah temannya yang juga mabuk, sempat panik hingga berniat untuk mencari jalanan (keramaian) terdekat untuk minta bantuan. Tapi dia mengaku masih sempat berpikir lurus saat itu.

"Saya sadari bahwa (saat itu) kami semua sudah tidak mengenakan sehelai benang pun. Jadi saya langsung mengimbau (teman-teman), 'Yuk, jangan lakukan itu (ke jalanan). Kita semua sedang telanjang. Mari kita coba saja beranjak kembali ke pantai, dan mengenakan pakaian kita," jelasnya pula.

Buku McCarthy ini memang bisa dikatakan penuh pengakuan yang cukup kontroversial. Mulai dari pengakuannya pernah terlibat dalam hubungan sesama jenis (lesbian), mengonsumsi narkotika, hingga klaim bahwa dirinya pernah diajak berkomunikasi oleh Tuhan.

"Saya pernah mendengar sebuah suara yang seolah berbicara dekat leherku. 'Bimbos in limbo,' katanya berulang-uang. Ini pastilah semacam cara Tuhan untuk menghukumku," tulis McCarthy pula.

Dikenal sebagai salah satu ikon seks, selain juga sebagai aktris, belakangan McCarthy diketahui aktif dalam kampanye yang menghubungkan antara autisme dengan vaksinasi, terutama setelah putranya Evan didiagnosa mengalami kondisi itu pada 2005. Meski satu-satunya studi yang mengaitkan autisme dengan vaksinasi dinilai tidak valid, McCarthy tetap meneruskan kampanyenya itu, lebih karena kekecewaannya pada dunia medis dan komunitas sains.

00.56 | 0 komentar | Read More

Penertiban Parkir Liar Bukan Perkara Mudah


JAKARTA, KOMPAS.com - Razia terhadap kendaraan di lokasi parkir ilegal di Jakarta Selatan memperlihatkan bahwa banyak hal yang membuat parkir liar seperti itu tak pernah hilang. Banyak hal memengaruhi keberadaan parkir liar tersebut sehingga sulit diberantas.


Hal itu pula yang terjadi saat petugas operasi gabungan penertiban parkir on street dari Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan dan Suku Dinas Perhubungan Jaksel melakukan penertiban parkir liar di sejumlah ruas jalan di wilayah tersebut, Senin (12/11/2012). Saat berada di Jalan Iskandarsyah, Kebayoran Baru, misalnya, petugas menemukan dua kendaraan yang diparkir di di badan jalan di samping kantor pemasaran dan galeri motor gede buatan Amerika Serikat.


Satu kendaraan yang diparkir di situ adalah sebuah mobil Mitsubishi pikap bernomor polisi B 9700 HG yang mengangkut dua motor gede tersebut. Yang lainnya adalah mobil Toyota Innova milik customer service galeri motor itu. Di badan jalan tersebut terdapat garis pembatas berwarna putih yang terlihat sebagaimana layaknya pembatas parkir legal.


"Kami tidak asal bikin parkir. Ini sudah ada izinnya, koordinasi dengan polisi dari Mabes (Polri). Kan tahu sendiri, babe (bos) di sini kan dekat juga sama orang-orang Mabes," kata seorang staf berpakaian safari yang datang menemui para petugas operasi.


Kepada petugas, ia bersikukuh tidak menyalahi aturan. Namun, petugas tak menghiraukan alasan tersebut. Kepala Satlantas Polrestro Jaksel Komisaris Hindarsono tetap memerintahkan penindakan dan meminta pengemudi kendaraan dihadirkan untuk menunjukkan surat-surat kendaraan.


"Parkir di sini sudah biasa, enggak mengganggu kok, kan sementara saja. Kendaraan yang lewat sini juga cuma sedikit, enggak sampai macet," gerutu staf itu sambil berjalan pergi membawa surat tilang.


Situasi berbeda ditemukan petugas saat mendatangi kawasan Santa, Kebayoran Baru. Kawasan wisata kuliner dan ruko perkantoran yang selama ini biasanya dipadati kendaraan yang parkir di kedua sisi jalan malah terlihat lengang. Padahal, wilayah tersebut menjadi salah satu target utama operasi selain di kawasan sekitar Blok-M.


"Heran, biasanya di sini yang paling ramai parkir on street-nya. Kok hari ini malah enggak ada yang parkir sembarangan," kataKomandan Regu Penertiban dari Sudin Perhubungan Jaksel M Tajier kepada rekan-rekan petugas lain.


Ia mengatakan, kawasan tersebut biasanya dipenuhi kendaraan terutama sepanjang waktu makan siang. Oleh karena itu, ia menduga rencana operasi tersebut telah bocor ke telinga para juru parkir di kawasan sepanjang Jalan Walter Monginsidi itu. Alhasil, petugas hanya menggembok dan menilang satu unit kendaraan di lokasi tersebut. "Kayaknya sudah bocor," ujar Tajier singkat sambil tersenyum.


Situasi berbeda ditemukan lagi di Jalan Sultan Hasanuddin. Salah satu dari empat pemilik kendaraan yang digembok petugas langsung mengajukan keberatan. Ia beralasan, sebelumnya ia menyerahkan mobil tersebut kepada petugas vallet parking. Namun, area parkir yang digunakan pengelola parkir ternyata badan jalan umum yang ramai dilalui kendaraan.


Petugas tanpa segan menilang kendaraan tersebut. Adapun pihak pengelola yang menjadikan badan jalan sebagai parkir khusus berbayar mahal dimintai pertanggungjawaban di kantor polisi.


Tajier mengatakan bahwa kawasan seputar Santa, Senopati, dan Melawai kerap diwarnai kemacetan akibat kesemrawutan perparkiran. Oleh karena itu, merujuk pada Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2012, penertiban pun dilakukan.


Namun, penertiban parkir liar di badan jalan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak pihak yang perlu terlibat dalam menyukseskan kelancaran lalu lintas dan ketertiban umum. Pihak pemberi izin perparkiran, pengelola gedung, petugas pengawas, pemilik kendaraan, hingga orang-orang yang mengais rezeki dengan mengumpulkan receh demi receh ongkos parkir, semuanya bisa dianggap ikut bertanggung jawab.












00.54 | 0 komentar | Read More

Jackson Gagal, Lakers Pilih DAntoni




Jackson Gagal, Lakers Pilih D'Antoni





Selasa, 13 November 2012 | 00:11 WIB













AP Photo/Mark J Terrill


Guard Los Angeles Lakers, Kobe Bryant (kiri), berusaha menjaringkan bola dikawal forward Detroit Pistons, Jason Maxiell, pada laga kompetisi bola basket NBA di Los Angeles, Amerika Serikat, Minggu (4/11).





LOS ANGELES, Kompas.com - Klub NBA, Los Angeles Lakers gagal mencapai kesepakatan untuk menarik pelatih legendaris Phil Jackson.

Lakers akhirnya menunjuk mantan pelatih Phoenix SUns dan New York Knicks, Mike D'Antoni sebagai pengganti pelatih Mike Brown yang dipecat.

Sebenarnya harapan utama para penggemar Lakers adalah kembalinya Phil Jacksopn, pelatih yang pernah memberi Lakers lima gelar juara NBA.

Namun kesepakatan dengan Jackson gagal dicapai, sehingga manajemen klub akhirnya memutuskan mengontrak D'Antoni, 61. D’Antoni, pernah menangani Denver Nuggets, Phoenix Suns dan tahun lalu menangani New York Knicks.

Nama D'Antoni didukung oleh pemilik klub Jerry Buss mau pun para pemain seperti Kobe Bryant dan Steve Nash.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko















00.49 | 0 komentar | Read More

NU Dorong BNN Tes Urine Staf Istana


JAKARTA, KOMPAS.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendorong Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan tes urine terhadap staf di lingkungan Istana Negara. Hal itu dikatakan Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) PBNU Andi Najmi Duaidi, Senin (12/11/2012), di Jakarta. Menurutnya, tes ini akan membuktikan dugaan mafia di Istana yang dilontarkan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

"Langkah ini secara tak langsung menjadi pembuktian ada tidaknya mafia, seperti diindikasikan oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD," kata Andi.

Menurut Andi, tes urine terhadap staf di lingkungan Istana Negara dapat dilakukan oleh BNN sebagai penjabaran atas tugas-tugasnya sesuai undang-undang. "Tugas BNN itu sesuai undang-undang ada dua, yaitu pencegahan dan penindakan. Tes urine adalah bagian dari pencegahan," kata Andi.

Ia mengungkapkan, jika ternyata ditemukan adanya staf Istana Negara yang pengguna narkoba, indikasi yang disampaikan Mahfud bisa jadi benar, dan harus ditindaklanjuti secara serius.

Secara terpisah, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mendesak agar kesalahan dalam pemberian grasi tidak terulang di waktu mendatang. "Kejadian ini harus dijadikan sebagai bahan introspeksi diri, baik oleh Presiden secara pribadi atau para staf pemberi masukan. Ke depan harus lebih hati-hati, jangan sampai ada lagi masukan yang salah ke Presiden," ujarnya.

Seperti diberitakan, Ketua MK Mahfud MD mengindikasikan adanya mafia di lingkungan Istana Negara terkait pemberian grasi untuk terpidana kasus narkoba Meirika Franola alias Ola. Hukumannya pun menjadi seumur hidup, dari sebelumnya vonis mati. Setelah mendapatkan grasi, Ola diduga menjadi otak penyelundupan sabu 775 gram dari India ke Indonesia. Sabu itu dibawa oleh kurir, NA (40), dengan menumpang pesawat. NA, yang seorang ibu rumah tangga, ditangkap di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, 4 Oktober lalu.

Baca juga:
SBY: Saya Bertanggung Jawab atas Grasi Ola
Sudi: Grasi Ola "Clear"
4 Kejanggalan Grasi SBY kepada Gembong Narkoba
Todung Dukung Grasi Ola

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Grasi Terpidana Narkoba







Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









00.22 | 0 komentar | Read More

Obama "Kerahkan" Rakyat Hadapi Republik



Defisit Anggaran


Obama "Kerahkan" Rakyat Hadapi Republik





Penulis : Simon Saragih | Senin, 12 November 2012 | 22:47 WIB













WASHINGTON, KOMPAS.com - Secara implisit Presiden AS Barack Obama hendak mengerahkan rakyat AS untuk menekan Partai Republik. Ini bertujuan agar kubu Partai Republik menciptakan atau menyetujui peraturan yang memungkinkan negara kembali memajaki warga terkaya AS.


Obama mengatakan di Washington, Senin (12/11), bahwa pada hari Selasa (13/11) dia menemui para pemimpin serikat buruh. Ini bertujuan untuk meminta publik mendukung niatnya soal pemajakan dengan persentase lebih tinggi pendapatan warga kaya atau yang berpendapatan di atas 250.000 dollar AS per tahun.


Ketua DPR AS John Boehner (dari Partai Republik) masih mengindikasikan keberatan Partai Republlik untuk memajaki warga terkaya AS. Padahal pajak ini diperlukan untuk menutupi defisit anggaran pemerintah AS yang tiap tahun membengkak terus.


Pekan lalu Obama juga sudah menegaskan bahwa rakyat telah memberikan dia mandat tentang apa yang dia janjikan saat kampanye, khususnya pemajakan para warga terkaya.


"Rakyat menyutujui program saya," katanya. Jika Partai Republik bersikeras menolak usulan Obama, tidak tertutup kemungkinan aksi protes rakyat kembali bergema.


Dalam beberapa tahun terakhir sebuah gerakan dunia bernama"Occupy" gencar menentang kesenjangan pendapatan dan mengkritik kebijakan pemerintah yang selama ini selalu berpihak pada para kapitalis dan warga terkaya.


















00.02 | 0 komentar | Read More

VIDEO: 6.000 Kembang Api Warnai 'Jinshan Fireworks Festival'

Written By rajablos on Selasa, 06 November 2012 | 00.56



Selain tuan rumah, sejumlah negara, seperti Belgia, Portugal, dan Amerika Serikat, turut mewarnai langit China

Jinshan International Beach Music Fireworks Festival di Shanghai, China, menampilkan ribuan kembang api dari berbagai negara.

Selain tuan rumah, sejumlah negara, seperti Belgia, Portugal, dan Amerika Serikat, turut mewarnai langit China selama 40 menit dengan kembang apinya. Dalam kegiatan itu, panitia juga menyajikan iringan musik yang menggambarkan budaya nasional China.

00.56 | 0 komentar | Read More

Jokowi Siapkan 10 Konsep Penataan Kampung


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo telah menyiapkan konsep-konsep penataan kampung di kawasan padat penduduk dalam draf rancangan peraturan daerah Rencana Detail Tata Ruang (Raperda RDTR). Jokowi mengklaim telah menyiapkan 10 konsep kampung untuk seratus lokasi padat penduduk.




Kita tahun depan penginnya seratus titik dengan konsep banyak. Tidak hanya kampung deret, ada kampung vertical housing, superkampung, kampung kampus, kampung SCBD, pokoknya ada sepuluhlah kampungnya


-- Joko Widodo




"Kita tahun depan penginnya seratus titik dengan konsep banyak. Tidak hanya kampung deret, ada kampung vertical housing, superkampung, kampung kampus, kampung SCBD, pokoknya ada sepuluhlah kampungnya," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (5/11/2012).


Jokowi menambahkan, proses penataan kampung ini membutuhkan waktu yang sangat panjang. Hal itu dikarenakan setiap penataan kampung perlu melalui proses pemetaan dan perencanaan komunitas.


"Ini kan kita masih proses, sekarang sudah mulai proses community mapping. Nanti kalau community mapping selesai, baru memasuki community planning. Kalau itu sudah selesai, baru nanti masuk ke pelaksanaan. Memang memakan waktu karena itu pembangunan yang partisipatif," kata Jokowi.


Mengenai anggaran penataan kampung itu, Jokowi mengatakan bahwa hal itu masih memerlukan persetujuan dewan dan rencananya akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2013. "Ini belum bicara sampai ke situ, masih persetujuan Dewan. Bujetnya masih di Dewan, nanti kalau sudah disetujui baru nanti melangkah ke community planning," ujarnya.


Hal ini menunjukkan bahwa Raperda RDTR tidak dapat disahkan pada akhir tahun ini. Jokowi menegaskan, penyusunan RDTR akan dibuat lebih matang. Sebelum program ini dapat dilaksanakan, Jokowi juga telah meminta dinas terkait, seperti Dinas Tata Ruang DKI, Badan Perencaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan elemen masyarakat untuk menyiapkan konsep ini diatur secara menyeluruh.


Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah DKI Jakarta Novizal menyebutkan, kampung deret susun dipastikan dilaksanakan di seratus kampung kumuh di Jakarta. "Misalnya saja, di Tambora, Angke, Cengkareng, Manggarai, dan sebagainya. Lokasi pastinya masih menunggu usulan dari Wali Kota wilayah administrasi. Di dalam usulan itu terdapat data lahan yang sesuai dengan persyaratan," kata Novizal.


Novizal menambahkan, tahun depan Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah akan memulai pelaksanaan detailed engineering design (DED) dan lelang terhadap rencana-rencana tersebut. Penyusunan ini memakan waku 8,5 bulan.












00.54 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger