Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik

Written By rajablos on Selasa, 06 Agustus 2013 | 00.02






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













00.02 | 0 komentar | Read More

Target 3 Besar, Vania Akan Bermain Sasando di Miss World 2013

Written By rajablos on Selasa, 30 Juli 2013 | 00.56


Jakarta - Ajang Miss World 2013 yang akan digelar pada 28 September mendatang di Bali akan menjadi kompetisi yang tangguh, demikian diungkapkan oleh Miss Indonesia 2013, Vania Larissa, Senin (28/7).


"Miss World adalah kompetisi all out. Mulai dari fisik, mental, modelling talent, sampai level edukasi harus 100 persen prima," kata dara kelahiran November 1995 ini.


Vania mengungkapkan keinginannya untuk bisa mencapai posisi 3 besar dalam Miss World 2013 nanti.


"Saya harus optimis saya diri sendiri, Insya Allah masuk 10 besar. 3 besar jadi target saya," ujarnya.


Menurutnya, sejak dulu Indonesia selalu memiliki keunggulan pada sesi Talent Show dan Beauty with Purpose dengan terus menerus meraih posisi 10 besar.


"Dengan keunggulan ini, saya ingin memperkenalkan budaya Indonesia lebih jauh lagi," paparnya dalam konferensi pers menyambut Miss World 2013.


Vania membeberkan, pada sesi Talent Show nanti ia akan menampilkan keahliannya dalam bernyanyi sambil mengalunkan petikan Sasando, alat musik tradisional asal Nusa Tenggara Timur.


"Baru belajar sehari untungnya langsung lancar. Tinggal dipoles supaya makin bagus," kata Vania yang berasal dari Pontianak ini.


Sasando dipilih Vania karena keunikannya dan keberadaan Sasando yang masih dilirik sebelah mata. Dengan penampilannya nanti, Vania berharap dapat memukau penduduk dunia akan keberagaman budaya tradisional Indonesia.


Selain itu, ia menilai penyelenggaraan ajang Miss World di tanah air seharusnya tidak menjadi masalah bagi masyarakat Indonesia karena Miss World Organization sangat menghormati dan menjunjung kebudayaan timur milik Indonesia.


"Mereka tidak memaksa kami untuk memakai bikini dalam kontes tersebut karena mereka tahu itu bukan budaya Indonesia," ujarnya.


00.56 | 0 komentar | Read More

Palyja Enggan Tanggapi Pembelian Saham oleh Pemprov DKI





JAKARTA, KOMPAS.com — PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) enggan menanggapi klaim Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, yang menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera mengambil alih kepemilikan Palyja.


Wakil Presiden Direktur Palyja Herawati Prasetyo mengatakan tidak berwenang memberikan pernyataan mengenai alih kepemilikan itu. Hal itu menjadi kewenangan pemilik saham, dalam hal ini PT Suez Environment dan PT Asratel.


"Sebagai manajemen (pengelola), tugas kami adalah memberi pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Jakarta. Tapi, yang berhubungan dengan pengambil alihan saham, manajemen Palyja tidak berhak untuk memberikan jawaban tersebut karena itu wewenang dari pihak pemiliki saham," kata Herawati saat ditemui seusai acara buka bersama di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (29/7/2013).


Sebelumnya, Basuki mengancam akan melaporkan pemegang saham Palyja ke Badan Arbitrase Singapura atau akan membekukan saham Palyja. Langkah itu akan dilakukan jika pemegang saham Palyja menjual saham ke Manila Water. Suez Environment dan Astratel menolak menjual saham mereka Palyja kepada Pemprov DKI karena khawatir Pemprov DKI akan kesulitan dalam hal pembayaran.


"Kami menolak Palyja menjual saham terbesarnya kepada Manila Water. Lebih baik jual saja kepada kami, akan kami beli," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Jumat (21/6/2013).


Dua pekan lalu, Basuki mengklaim bahwa urusan pengambil alihan saham sudah beres. Pembelian akan dilakukan oleh dua badan usaha milik daerah (BUMD) DKI, yaitu PT Pembangunan Jaya dan PT Jakarta Propertindo. PT Pembangunan Jaya akan membeli seluruh saham Palyja yang dipegang Suez Environment (51 persen) dan PT Jakarta Propertindo akan membeli seluruh saham Palyja yang dimiliki Astratel (49 persen).


"Sudah tidak ada masalah. Pihak Suez Environment (pemilik saham mayoritas Palyja) sudah bersedia untuk menjualnya ke Pemda," ujar Basuki di Balaikota Jakarta, Kamis (18/7/2013).





Editor : Laksono Hari Wiwoho
















00.54 | 0 komentar | Read More

Siman Sudartawa di Posisi 24





BARCELONA, Kompas.com - Perenang putera Indonesia, Gde Siman Sudartawa gagal lolso ke semifinal nomor 100 meter gaya punggung di Kejuaraan Dunia Renang di Barcelona, Senin (29/7).

Dalam babak kualifikasi yang berlangsung di Palau Saint Jordi, Senin pagi waktu setempat, Siman mencatat waktu 55.55 detik. Siman menduduki posisi 24 dari 53 peserta.

Ini sebenarnya merupakan catatan waktu terbaik Siman untuk perlombaan kualifikasi yang berlangsung pagi hari.  Menurut pelatih Albert c. Sutanto yang mendampingi para atlet di Spanyol,  catatan waktu terbaik Siman pada lomba pagi hari adalah 56.25 detik yang dicatat di Universiade di Kazan, Rusia, pekan lalu.

Albert optimistis  Siman yang dipersiapkan untuk SEA Games Myanmar, Desember mendatang akan mampu memecahkan rekor sendiri bila bertanding pada pagi hari.

Di nomor 100 meter gaya punggung ini, dua atlet renang Jepang, Irie Ryosuke dan hagino Kosuke berhasil lolos ke babak semifinal.

Di nomor tersebut, rekor dunia masih dipegang perenang AS, Aaron Peirsol dengan 51.94 detik. Sementara rekor kejuaraan Dunia juga atas nama Peirsol dengan torehan waktu 52.19 detik yang diciptakan di Roma pada 2009.




Editor : Tjahjo Sasongko















00.49 | 0 komentar | Read More

6.000 Personel Jaga Jalur Cikopo-Losari






JAKARTA, KOMPAS.com
- Markas Besar Kepolisian RI akan menyiagakan sekitar 6.000 personel yang secara khusus akan membantu kinerja Polda Jawa Barat pada saat Operasi Ketupat 2013 mendatang. Nantinya, ribuan personel tersebut akan mengamankan jalur Pantai Utara (Pantura), khususnya sepanjang jalur Cikopo hingga Losari, Jawa Barat.


"Lebih dari 6.000 personel akan disiagakan nanti, untuk membantu pengamanan mudik lebaran," kata Kepala Bagian Penerangan Umum, Kombes Pol Agus Rianto di Mabes Polri, Senin (29/7/2013) malam.


Agus mengatakan, penempatan ribuan personel di wilayah tersebut merupakan kali pertama dilakukan Mabes Polri untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan selama pelaksanaan arus musdik. Seperti diketahui, selama masa mudik berlangsung, kecelakaan antarsesama pengguna kendaraan serta kejahatan terhadap para pemudik kerap terjadi.


"Tahun kemarin belum ada program seperti itu. Tentunya kita berusaha untuk meningkatkan kinerja kita," ujarnya.


Agus mengatakan, keberadaan ribuan personel yang disiagakan Mabes Polri tersebut hanya bersifat back-up saja. Angka ini juga di luar jumlah personel yang telah dipersiapkan Polda Jawa Barat.


"Nantinya mereka tidak hanya sekedar untuk membantu mengamankan saja, tetapi juga mengatur lalu lintas dan lainnya," katanya.


Sementara itu, saat ditanya apakah akan ada penambahan personel di titik-titik tertentu yang dianggap rawan aksi teror, Agus mengaku, menyerahkan hal itu kepada setiap pimpinan wilayah masing-masing.


"Kebijakan itu kami serahkan kepada pimpinan wilayah masing-masing. Tentu saja mereka sudah menyiapkan strateginya," terangnya





Editor : Hindra Liauw
















00.22 | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


00.02 | 0 komentar | Read More

Venna Melinda Bantah Selingkuh

Written By rajablos on Selasa, 23 Juli 2013 | 00.56


Jakarta - Pihak Venna Melinda yang diwaliki oleh kuasa hukumnya, Kemala Dewi kembali mengeluarkan pernyataan tentang keraguan pihaknya terhadap isi rekaman yang diperdengarkan Ivan Fadilla dalam persidangan Jumat (19/7) lalu. Rencananya pihak Venna akan mengundang saksi ahli untuk memberikan keterangan terkait isi rekaman tersebut. Hal itu diungkapkan, Kemala Dewi usai menghadiri sidang lanjutan kasus perceraian Venna Melinda dan suaminya, Ivan Fadilla, di Pengadilan Agama, Jakarta Selatan, (22/7).


"Suara harus kami sesuaikan, mohon maaf sekarang ini ada teknologi untuk menyesuaikan struktur suara mereka. Bagi kami itu petunjuk yang kabur dan tidak jelas," ungkap Kemala Dewi.


Hal itu menyebabkan pihaknya berencana mendatangkan saksi ahli pada sidang selanjutnya untuk mengungkap kebenaran yang terekam dalam audio tersebut.


"Kami ada rencananya akan memanggil saksi ahli uttuk mengetahui kebenaran isi rekaman yang diperdengarkan pihak Ivan," lanjutnya.


Di sisi lain, tuduhan adanya perselingkuhan yang dilakukan oleh Venna Melinda langsung dibantah oleh Kemala dengan mengungkapan keyakinanannya bahwa kliennya tidak pernah berselingkuh.


"Saya yakin bahwa mbak Venna tidak pernah berselingkuh. Sedangkan Mbak Venna sendiri tidak pernah macam-macam, karena memang Mbak Venna menjadi anggota DPR sebagai anggota yang baik. Bahkan saya miris dengan tuduhan Suaminya. Kenapa beliau (Ivan Fadilla) tega menuduh istrinya selingkuh," tuturnya.


00.56 | 0 komentar | Read More

Warung Kebutuhan Pokok di Kalideres Terbakar akibat Lilin





JAKARTA, KOMPAS.com — Kebakaran terjadi di sebuah rumah berlantai dua di Jalan Peta Selatan, RT 03/RW 11, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (22/7/2013) sekitar pukul 20.35 WIB. Penyulut kebakaran itu diduga berasal dari lilin yang dinyalakan pemilik rumah.


"Penyebabnya dari lilin yang dinyalakan," kata Firman, petugas operator piket I Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat, saat dihubungi Kompas.com, Senin malam.


Firman mengatakan, lokasi kebakaran merupakan warung barang kebutuhan pokok milik Yongki. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. "Yang terbakar hanya di lantai dua rumah," ujar Firman.


Menurutnya, api baru dapat dipadamkan sekitar satu jam kemudian atau sekitar pukul 21.30 WIB. Sebanyak 17 mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.





Editor : Laksono Hari Wiwoho
















00.54 | 0 komentar | Read More

Eko Yuli Pulih, Triyanto Absen





JAKARTA, Kompas.com - Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan mengatakan siap berlaga di SEA Games XXVII Myanmar pada Desember 2013.
    
"Cedera saya sudah pulih dan saat ini sedang menjalani Pelatnas untuk persiapan SEA Games 2013," kata Eko Yuli Irawan di Jakarta, Senin.
    
Menurut dia, dalam menjalani Pelatnas porsi latihan difokuskan untuk SEA Games Myanmar."Dalam menjalani Pelatnas saya diberikan porsi latihan untuk SEA Games Myanmar dan bukan untuk Asian Games dan Olimpiade, karena biasanya dulu ketika saya latihan diberikan porsi untuk Olimpiade. Saat ini porsi latihan difokuskan untuk SEA Games 2013," kata atlet yang mendapatkan medali perunggu di Olimpiade London 2012 ini.
    
Terkait dengan bulan Puasa, ia mengatakan dirinya tetap berlatih seperti biasanya. "Bulan puasa tetap latihan dan minum multivitamin seperti biasanya," ujar dia.
    
Hal senada juga diungkapkan oleh pelatih angkat besi Indonesia Lukman. Menurut dia, cedera yang dialami lifter Eko Yuli Irawan berangsur pulih dan siap berlaga di SEA Games XXVII Myanmar.
    
"Eko Yuli sudah menjalani Pelatnas dan dari pemeriksaan dokter cedera yang dialami Eko berangsur pulih setelah menjalani ’recovery’ dan ia dipastikan ikut tampil di SEA Games 2013," ujar Lukman.
    
Menurut Lukman,  dari data prestasi Eko Yuli sangat dimungkinkan ia ikut di Pesta Olahraga Asia Tenggara ke-27 itu. "Eko memiliki prestasi yang bagus dan lifter terbaik di ASEAN untuk kelas 62 kg jadi peluang untuk merebut medali emas sangat besar," ujar dia.
    
Terkait dengan Triyatno, ia mengungkapkan, saat ini dalam masa penyembuhan setelah operasi lutut. "Triyatno tidak ikut SEA Games 2013 karena masih menjalani tahap penyembuhan. Ia difokuskan untuk persiapan menghadapi Asian Games di Korsel pada 2014 dan Olimpiade Brazil 2016," ujar dia.
    
Sebelumnya pada Sea Games 2013, PB PABBSI menargetkan empat emas di event dua tahunan itu dan menurunkan 13 lifter, masing-masing tujuh putra dan enam putri. Kelas yang akan diikuti lifter putra nasional, yaitu kelas 62 kg, kelas 69 kg, kelas 77 kg, dan 85 kg. Sedangkan di putri menerjunkan atlet di kelas 48 kg, 53 kg dan 63 kg.



Editor : Tjahjo Sasongko















00.49 | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


00.02 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger