Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Ita Purnamasari Janjikan Genre Fusion di Sabang Jazz Festival

Written By rajablos on Selasa, 18 Desember 2012 | 00.56


Jumpa pers Sabang Jazz

Jumpa pers Sabang Jazz (sumber: Beritasatu.com/Yanuar Rahman)




Istri dari Dwiki Dharmawan ini mengaku sangat senang bisa terlibat dalam ajang festival jazz pertama di kota Sabang itu.

Tampil di Sabang Jazz Festival pada 22 Desember 2012 di Sabang Fair, Ita Purnamasari beserta grup Farabi All Stars siap memanjakan penikmat musik lawas tanah air dengan sajian yang memukau.

"Saya akan bawa lagu Cintaku Padamu dengan musik R 'n B. Kita bikin musiknya lebih fusion. Enggak terlalu ngepop karena disesuaikan dengan Sabang Jazz," kata Ita, saat ditemui usai jumpa pers Sabang Jazz di kawasan Jakarta Pusat, Senin (17/12).

Istri dari Dwiki Dharmawan ini juga mengaku sangat senang bisa terlibat dalam ajang festival jazz pertama di kota Sabang tersebut.

"Ajang ini bisa dijadikan kesempatan untuk anak muda bisa lebih mengenal musik jazz yang bisa berkolaborasi dengan musik apa saja," tambahnya.

Ita sendiri yang memiliki latar belakang sebagai musisi pop sudah mulai terbiasa dengan jenis musik jazz, karena sering dilibatkan oleh suaminya dalam beberapa ajang festival jazz di tanah air.

"Karena saya pendamping hidupnya seorang musisi jazz ya terbiasa. Awal-awal mungkin sulit. Tapi sekarang makin banyak wawasan," pungkasnya.

00.56 | 0 komentar | Read More

Pria Ini Rutin Pungut Paku dan Beri Tambal Ban Gratis


JAKARTA, KOMPAS.com — Di tengah maraknya penebaran paku di jalanan Ibu Kota oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, ternyata masih ada segelintir orang yang peduli untuk membersihkannya. Salah satunya adalah Johan P Taulani, Kepala Semut Orange Community.


Ketua komunitas yang sifatnya sukarela ini setiap hari mencari dan membersihkan paku yang ada di sepanjang jalan flyover Roxy Mas sampai Hasyim Asyari, Roxy dan Cideng. Dalam sehari, Johan mengaku dapat menemukan setengah kilogram paku yang bertebaran di jalanan.


"Sehari setengah kilo minimal, dulu pernah dapat 6 kilo sehari. Paling banyak di Jakpus, jalur busway depan Sumber Waras. Kalau di atas 30 kecepatan, ban gundul atau kurang angin, pasti kena (paku, red)," ujarnya.


Johan juga mengaku sudah mempunyai daftar nama-nama pelaku penyebar paku di jalan ini. "Saya megang daftar nama penyebar paku, mereka nge-grup. Bejo (salah seorang pelaku yang tertangkap siang tadi) kelompoknya Usman, Muksin, Kasmin. Di Jakarta Pusat, ada 3 kelompok. Bejo pemain juga itu," tutur Johan ketika ditemui di Polsek Gambir, Senin, (17/12/2012).


Johan yang sudah mencari paku di jalanan sejak jam 4 pagi ini mengakui, di sepanjang 3,2 kilometer jalan yang membentang dari jalan layang Roxy Mas sampai Hasyim Asyari, Roxy dan Cideng itu merupakan daerah yang paling rawan paku di jalanan.


"Sepanjang 3,2 km jalan ini, saya hitung ada 32 tambal ban. Paling yang jujur cuma 2," katanya.


Johan yang sehari-hari berprofesi sebagai juru masak ini mempunyai sebuah tempat tambal ban di kawasan perempatan Cideng yang dibukanya untuk menolong orang yang terkena paku.


"Saya punya tambal ban di depan BJB Cideng. Buka setiap hari jam 08.00 dan gratis," tandasnya.












00.54 | 0 komentar | Read More

Saina dan Taufik Unggulan Utama




Saina dan Taufik Unggulan Utama





Senin, 17 Desember 2012 | 22:11 WIB













LUCKNOW, Kompas.com - Taufik Hidayat dan Saina Nehwal menjadi unggulan pertama turnamen bulu tangkis Syed Modi International India GP Gold.

Turnamen berhadiah total 120.000 dolar AS ini akan berlangsung Selasa (18/12) hingga Minggu (23/12).

Di bagian putera, Taufik diikuti pemain India, Kashyap Parupalli yang merupakan perempatfinalis Olimpiade London, Juli-Agustus lalu. Dua pemain Indonesia lainnya, Tommy Sugiarto dan Alamsyah Yunus diunggulkan di tempat ketiga dan kelima.

Parupalli yang baru pulih dari cedera mengaku sangat antusias mengikuti turnamen ini.  "Saya ingin melihat kondisi saya setelah pulih dari cedera. Ini merupakan turnamen yang sangat penting buat para pemain India. Saya sendiri berharap ini menjadi persiapan baik sebelum Malaysia Tebuka, awal Januari."







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















00.49 | 0 komentar | Read More

Wapres: Sipadan Menjadi Peringatan Bagi Kita




Puncak Hari Nusantara


Wapres: Sipadan Menjadi Peringatan bagi Kita





Penulis : Riana Afifah | Senin, 17 Desember 2012 | 16:18 WIB













LOMBOK TIMUR, KOMPAS.com — Meski berhasil diakui secara hukum bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan melalui United Nation Convention on Law Of the Sea (UNCLOS) 1982, perjuangan masih belum berakhir. Tantangan yang kini dihadapi oleh Indonesia adalah pengembangan potensi kelautan dan menjaga agar kekayaan laut yang ada tidak dicaplok negara lain.

Wakil Presiden Boediono mengatakan bahwa pengakuan terhadap Indonesia sebagai negara kepulauan melalui perjalanan panjang. Setelah 18 tahun berlalu, perjuangan tersebut masih belum selesai karena pengakuan saja secara hukum belum cukup. Pemerintah dan masyarakat harus bahu-membahu untuk membangun perangkat negara kepulauan itu.

"Kalau secara de jure, sudah jelas landasannya. Tapi secara de facto, kita masih memerlukan perangkat untuk mengangkat kelautan kita," kata Boediono, saat Puncak Hari Nusantara di Labuhan Haji, Nusa Tenggara Barat, Senin (17/12/2012).

"Karena itu, kita tidak bisa santai-santai saja. Kita harus menyelesaikan PR kita dan mengamankan posisi kita," imbuh Boediono.

Orang nomor dua di Tanah Air ini juga berusaha menyegarkan pikiran masyarakat kembali akan kasus perbatasan dan perebutan wilayah dengan negara tetangga yang berakhir pahit bagi Indonesia. Hal serupa juga dapat terjadi pada potensi kelautan Tanah Air jika tak benar dijaga.

"Jangan sampai ada celah. Posisi diplomatis kita mesti kuat. Kasus Sipadan harus menjadi peringatan bagi kita," ungkap Boediono.

Indonesia perlu mengambil sikap antisipatif dan preventif untuk melindungi perairan Indonesia yang memiliki luas sekitar 3,2 juta kilometer. Jika tidak demikian, maka kekayaan laut yang tersebar di tiap perairan akan diakuisisi oleh negara tetangga karena bangsa Indonesia sebagai pemilik justru abai.

"Kita harus bersikap antisipatif, kalau perlu preventif. Yang penting dari sekarang mulai melakukan peningkatan peralatan dan SDM," tandasnya.






Editor :


Caroline Damanik















00.22 | 0 komentar | Read More

Anggaran Kementerian ESDM Bertambah Rp 3 Triliun


JAKARTA, KOMPAS.com - Alokasi anggaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tahun anggaran 2013 sebesar Rp 18,80 trilliun. Dari alokasi anggaran itu, 66,7 persen di antaranya merupakan belanja modal yang digunakan terutama untuk pembangunan infrastruktur bidang energi.


Hal itu dikemukakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik, dalam acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2013 kepada para kuasa pengguna anggaran di lingkungan Kementerian ESDM, Senin (17/12/2012), di Jakarta.


Jero Wacik menjelaskan, alokasi anggaran Kementerian ESDM tahun 2013 sebesar Rp 18,8 triliun, naik 18,98 persen dari alokasi anggaran tahun anggaran 2012 sebesar Rp 15,8 triliun. Sebesar 66,7 persen dari alokasi Anggaran Kementerian ESDM tahun anggaran 2013, merupakan belanja modal yang digunakan terutama untuk pembangunan infrastruktur.  


Proyek infrastruktur yang akan dibangun, antara lain pembangunan pembangkit dan jaringan listrik dalam rangka peningkatan rasio elektrifikasi, dan pelayanan infrastruktur ketenagalistrikan. Selain itu, pemerintah akan membangun jaringan distribusi gas bumi, pembangunan kilang mini LPG, pembangunan SPBG dalam rangka peningkatan pelayanan infrastruktur energi, dan diversifikasi serta konversi energi.  


"Mulai tahun 2013, impian kita bersama untuk membangun kilang minyak baru juga dimulai, dan ditargetkan berwujud pada tahun 2019. Jika hal ini tercapai, maka ketahanan dan kedaulatan energi akan semakin kuat sesuai harapan," kata Jero Wacik.  


Alokasi anggaran Kementerian ESDM itu juga akan digunakan untuk mempercepat pengembangan panas bumi, pembangunan pembangkit listrik mikro hidro (PLTMH), dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk pengembangan dan pemanfaatan energi baru dan terbarukan.  


Alokasi anggaran belanja Kementerian ESDM 2013 tersebut, hanyalah 5,01 persen dari target penerimaan negara yang akan dikontribusikan sektor ESDM tahun 2013 sebesar Rp 375 triliun, yang terdiri atas penerimaan perpajakan (migas dan nonmigas) Rp 155 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak Rp 220 triliun.


Jero Wacik meminta kepada para kuasa pengguna anggaran, agar segera menindaklanjuti dan menggunakan anggaran sesuai peraturan yang berlaku.


Menteri ESDM juga meminta agar dalam pelaksanaan anggaran jangan ada kemandekan, tidak terlambat dan justru lebih cepat, serta dilakukan secara tepat, transparan, akuntabel, dan tidak boleh ada penyimpangan.












00.02 | 0 komentar | Read More

Iwan Sastrawijaya: Syahrini Beda Tipis dengan Almarhumah Alda

Written By rajablos on Selasa, 11 Desember 2012 | 00.56


Iwan Sastrawijaya

Iwan Sastrawijaya (sumber: Beritasatu.com/Teddy Kurniawan)




Namun suara Syahrini lebih powerfull dibandingkan Alda yang lebih lembut.

Sebagai produser bertangan dingin yang pernah melahirkan  penyanyi-penyanyi papan atas di Indonesia, Iwan Sastrawijaya merasa penciumannya kali ini, untuk memproduseri Syahrini tidak salah.

Sebab, menurutnya pelantun Sesuatu itu memiliki karakter suara yang powerfull. Baginya, jika didengar sekilas, suara Syahrini mirip dengan almarhumah Alda Risma, penyanyi melankolis yang namanya sempat populer setelah menyanyikan lagu Aku Tak Biasa. Kebetulan Iwan merupakan produser Alda Risma.

"Tapi ada perbedaan sedikit, jika suara Alda lembut, suara Syahrini lebih powerfull. Tapi secara keseluruhan beda-beda tipis," ujar Iwan saat ditemui hari ini di kawasan Jakarta Pusat.

Ia sempat terkejut, ketika pertama kali mendengarkan suara Syahrini saat menyanyikan sebuah lagu, di bagian sebelum refrain, nyaris mirip dengan mendiang Alda.

"Ya, waktu itu saya pernah dengar satu lagi, sebelum refrain suaranya mirip banget, tapi setelah itu ketahuan perbedaannya," imbuh Iwan.

Dengan kemampuan dan bakat yang dimiliki Syahrini, Iwan percaya, ke depan, penyanyi berdarah Sunda itu akan tetap sukses dan eksis di blantika musik tanah air.

"Apalagi  terakhir dia dapat penghargaan dari SCTV dan saya percaya ia akan sukses," pungkasnya.

00.56 | 0 komentar | Read More

Kuningan-Tendean akan Dibangun "Underpass"


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mencari formula terbaik untuk memecahkan masalah macet lalu lintas di Ibu Kota. Setelah mantap dengan siasat membangun persimpangan tak sebidang mulai tahun depan, kali ini ide untuk merekayasa lalu lintas juga mengemuka.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono menyampaikan, ada puluhan titik rawan kemacetan yang harus dipecahkan. Umumnya titik rawan kemacetan itu terjadi di daerah yang jalannya menyempit (bottle neck), persimpangan, dan jalur putaran kendaraan.

"Solusi yang paling ringan seperti signal setting, perubahan arus lalu lintas dan membuat lintasan underpass atau flyover di persimpangan," kata Pristono di Jakarta, Senin (10/12/2012).

Saat ditanyai tentang peran Dinas PU dalam penanganan masalah macet, ia menjawab bahwa kemacetan tak bisa selesai hanya dengan manajemen kemacetan. Karena harus diimbangi dengan perbaikan infrastruktur, seperti penambahan jalan, penyediaan lahan parkir, serta petugas yang berjaga di lapangan.

"Juga harus ada rekayasa, misalnya melebarkan jalur (bottle neck)," ujarnya.

Untuk mempertajam rencananya, Pemprov DKI Jakarta juga menggandeng pakar dari kalangan akademisi Universitas Trisakti untuk memilah lokasi prioritas rekayasa lalu lintas.

Pristono sempat membeberkan, pihaknya akan membuat underpass yang menghubungkan simpang Kuningan dengan Tendean. Titik lain yang diusulkan menjadi prioritas adalah Cawang sampai Grogol, dua gerbang tol di Semanggi, bottle neck di dua sisi Pancoran, dan persimpangan Slipi sampai mal Taman Anggrek.

"Misalnya kalau mau memecahkan persimpangan Kuningan kita harus rekayasa lalu lintas. Rekayasanya seperti dilarang belok kanan, mereset ulang traffic light. Penegakan hukumnya juga kita tingkatkan supaya hasilnya lebih optimal," ujarnya.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri









00.54 | 0 komentar | Read More

Pesepakbola Remaja "Bunuh" Penjaga Garis




Pesepakbola Remaja "Bunuh" Penjaga Garis





Selasa, 4 Desember 2012 | 07:44 WIB












THE HAGUE, Kompas.com - Seorang penjaga garis atau asisten wasit sebuah pertandingan sepakbola di Belanda dinyatakan mati klinis setelah dipukuli sejumlah pemain remaja.

"Dia dinyatakan meninggal dunia secara klinis,"  kata jurubicara polisi Bernhard Jens.

Polisi menahan tiga pemain yang baru berusia 15-16 tahun dari klub Nieuwe Sloten, Amsterdam. Mereka dituduh memukuli sang penjaga garis sesaat setelah klub mereka menghadapi klub Buitenboys, Almere, Minggu (2/12).

Media Belanda juga menyebut bahwa penjaga garis yang malang tersebut berulangkali juga dilecehkan para pemain sepanjang pertandingan. Saat dikeroyok, ia menerima tendangan di bagian kepala.

Sore harinya, penjaga garis tersebut merasa tidak sehat dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Setelah kejadian tersebut, polisi mencokok tiga tersangka pelaku dari rumah mereka di Ameseterdam pada Minggu malam. Mereka kemudian dikeluarkan dari Nieuwe Sloten dan klub tersebut memutuskan mundur dari kejuaraan musim ini.

Kejadian ini disesalkan Menteri Olahraga Belanda, Edith Schippers.  "Mengerikan sekali bila hal semacam itu terjadi di lapangan olahraga Belanda," kata Schippers. "Ini tidak ada hubungan dengan olahraga tersebut dan tak dapat diterima."

Badan sepakbola Belanda (KNVB) juga menyesalkann peristiwa ini. "Kejadian ini sering berlangsung pada usia ini (15-16 tahun).
Ini memang masa-masa usia yang sulit."







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















00.49 | 0 komentar | Read More

Ini Arahan SBY dalam Rapat Petinggi Demokrat di Cikeas


BOGOR, KOMPAS.com — Partai Demokrat mengadakan konsolidasi dalam pertemuan antara anggota dewan pembina, anggota fraksi, dan sejumlah pengurus DPP Partai Demokrat di Puri Cikeas, Bogor, Minggu (9/12/2012) malam. Ada sejumlah arahan yang disampaikan Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden, yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu setengah jam tersebut.

Pertama, Yudhoyono meminta para kader Partai Demokrat menghindari perbuatan tercela. Ke depannya, para kader diwajibkan memiliki pakta integritas yang menegaskan komitmen mereka bukan hanya bekerja untuk partai, melainkan juga bangsa dan negara. Kedua, Yudhoyono mengingatkan kalau fraksi merupakan ujung tombak DPP.

"Sehingga diharapkan untuk terus meningkatkan kinerjanya di dewan," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf, di Cikeas, Bogor, Minggu malam.

Ketiga, menurut Nurhayati, dewan pembina meminta kader meningkatkan kekompakan dalam dua tahun menjelang Pemilu 2014 ini. Sebab, lanjutnya, kunci keberhasilan partai adalah kekompakan dan kebersamaan.

Keempat, lanjut Nurhayati, anggota fraksi Partai Demokrat diminta terus mengawal program-program pemerintah dan bekerja sama dengan fraksi-fraksi lain di DPR.

"Komunikasi yang baik dengan dasar komunikasi bersih, cerdas, dan santun harus terus dilaksanakan," ucap Nurhayati.

Kelima, katanya, Ketua Dewan Pembina berharap anggota fraksi lebih rajin turun ke daerah pemilihan masing-masing, bertemu dengan konstituen, dan melaksanakan program kedewanan dengan baik. Nurhayati juga mengatakan, pertemuan di Cikeas tersebut sama sekali tidak membahas kasus dugaan korupsi Hambalang yang menjerat Andi Mallarangeng. Pasca-diumumkan sebagai tersangka Hambalang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat (9/12/2012), Andi melepas jabatannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga serta mundur dari kepengurusan Partai Demokrat.

Menurut Nurhayati, masalah kasus Andi menjadi kewenangan penengak hukum. Dia pun mengaku kalau rapat di Cikeas semalam tidak membahas mengenai pengganti Andi sebagai Menpora. Masalah penggantian menteri, katanya, sepenuhnya menjadi hak prerogatif presiden.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









00.22 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Bisnis Keuangan

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comPertamina Siapkan Belanja Modal Rp 64 TriliunAustralia Pangkas Suku Bunga ke Level Terendah 50 TahunMenhut Banggakan Eksploitasi Alam IndonesiaMenkeu Minta Waspadai Defisit Neraca PerdaganganDahlan Iskan Kesengsem "Janda" CikarangIndustri Kecil dan Menengah Berbenah DiriDipanggil DPR, Dahlan Bakal "Cuek" LagiSinar Mas Terima Kredit Infrastruktur Rp 3 TriliunTol Cikarang Sepi, Dahlan Iskan "Protes"Rupiah Bergerak Mendatar, BI Siap Hadir di PasarIHSG Dibuka Langsung Ambles 25 PoinUntuk Pertama Kali, IPO BUMN Tanpa Agen AsingBakrie & Brothers Fokus Melunasi UtangInvestor AS Jajaki Industri Pengolahan RajunganMayoritas Bursa Asia Melemah, IHSG Rawan Ikut

http://www.kompas.com/ News and Service Tue , 04 Dec 2012 15:20:14 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun Tue , 04 Dec 2012 14:40:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/03/06/1712493t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Pertamina Persero menyiapkan belanja modal capital expenditure/capex senilai Rp 64 triliun atau 6,7 miliar dollar AS pada 2013. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun Tue , 04 Dec 2012 13:43:28 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/09/1351212t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bank sentral Australia atawa Reserve Bank of Australia RBA memangkas suku bunga acuan ke titik terendah dalam 50 tahun terakhir. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia Tue , 04 Dec 2012 13:27:36 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/13/1603504t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Keberhasilan eksploitasi alam di Indonesia menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil kelapa sawit, emas, batubara, dan timah terbesar di dunia <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan. Tue , 04 Dec 2012 13:03:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/09/1509055t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo di Jakarta, Selasa 4/12/2012, menyatakan, defisit neraca perdagangan Oktober harus diwaspadai. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang Tue , 04 Dec 2012 12:33:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/04/1210597-janda-rame-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan kesengsem dengan &quot;Janda&quot; Cikarang. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri Tue , 04 Dec 2012 11:49:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/30/1146345t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pelaku usaha Indonesia, termasuk kalangan industri kecil dan menengah, berbenah diri menghadapi kian kompetitifnya persaingan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi. Tue , 04 Dec 2012 11:41:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/16/0727135-dahlan-iskan-bertemu-komisi-vii-dpr-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan bakal tidak menghadiri lagi undangan dari Komisi VII DPR soal rapat inefisiensi PT Perusahaan Listrik Negara Persero. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun Tue , 04 Dec 2012 11:31:45 UTC+0700Proyek senilai 400 juta dollar AS itu direncanakan beroperasi secara komersial tahun 2015. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes Tue , 04 Dec 2012 11:29:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/04/1106224-dahlan-cikarang-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan sedang mengadakan peninjauan ke gerbang tol Cikarang Utama Cikampek. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar Tue , 04 Dec 2012 11:21:08 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/25/0828412t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak mendatar pada perdagangan Selasa 4/12/2012. Bank Indonesia pun diperkirakan terus memantau di pasar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin Tue , 04 Dec 2012 11:05:52 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/26/0857544t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tekanan eksternal langsung mengimbas ke perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Selasa 4/12/2012. IHSG dibuka melemah 25,75 poin. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing Tue , 04 Dec 2012 10:45:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/22/1223378-kum-menteri-bumn-dahlan-iskan--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan menginginkan agar proses Initial Public Offering IPO perusahaan BUMN tanpa menggunakan agen penjual asing. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang Tue , 04 Dec 2012 10:14:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/14/1142011t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Manajemen PT Bakrie &amp; Brothers Tbk tetap fokus pada upaya pelunasan atau pengurangan beban utang pada tahun depan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan Tue , 04 Dec 2012 09:50:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/06/1231242-lkt---industri-pengolahan-ikan-karang--t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sejumlah calon investor asal Amerika Serikat sedang menjajaki untuk merelokasi aktivitas produksi dalam industri pengolahan komoditas rajungan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut Tue , 04 Dec 2012 09:32:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/07/26/1737015t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sentimen negatif dari rilis data &quot;manufacturing index&quot; AS di bulan November kembali terkontraksi ke level 49,5 <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut


KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comPertamina Siapkan Belanja Modal Rp 64 TriliunAustralia Pangkas Suku Bunga ke Level Terendah 50 TahunMenhut Banggakan Eksploitasi Alam IndonesiaMenkeu Minta Waspadai Defisit Neraca PerdaganganDahlan Iskan Kesengsem "Janda" CikarangIndustri Kecil dan Menengah Berbenah DiriDipanggil DPR, Dahlan Bakal "Cuek" LagiSinar Mas Terima Kredit Infrastruktur Rp 3 TriliunTol Cikarang Sepi, Dahlan Iskan "Protes"Rupiah Bergerak Mendatar, BI Siap Hadir di PasarIHSG Dibuka Langsung Ambles 25 PoinUntuk Pertama Kali, IPO BUMN Tanpa Agen AsingBakrie & Brothers Fokus Melunasi UtangInvestor AS Jajaki Industri Pengolahan RajunganMayoritas Bursa Asia Melemah, IHSG Rawan Ikut

http://www.kompas.com/ News and Service Tue , 04 Dec 2012 15:20:14 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun Tue , 04 Dec 2012 14:40:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/03/06/1712493t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Pertamina Persero menyiapkan belanja modal capital expenditure/capex senilai Rp 64 triliun atau 6,7 miliar dollar AS pada 2013. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun Tue , 04 Dec 2012 13:43:28 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/09/1351212t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bank sentral Australia atawa Reserve Bank of Australia RBA memangkas suku bunga acuan ke titik terendah dalam 50 tahun terakhir. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia Tue , 04 Dec 2012 13:27:36 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/13/1603504t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Keberhasilan eksploitasi alam di Indonesia menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil kelapa sawit, emas, batubara, dan timah terbesar di dunia <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan. Tue , 04 Dec 2012 13:03:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/09/1509055t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo di Jakarta, Selasa 4/12/2012, menyatakan, defisit neraca perdagangan Oktober harus diwaspadai. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang Tue , 04 Dec 2012 12:33:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/04/1210597-janda-rame-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan kesengsem dengan &quot;Janda&quot; Cikarang. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri Tue , 04 Dec 2012 11:49:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/30/1146345t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pelaku usaha Indonesia, termasuk kalangan industri kecil dan menengah, berbenah diri menghadapi kian kompetitifnya persaingan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi. Tue , 04 Dec 2012 11:41:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/16/0727135-dahlan-iskan-bertemu-komisi-vii-dpr-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan bakal tidak menghadiri lagi undangan dari Komisi VII DPR soal rapat inefisiensi PT Perusahaan Listrik Negara Persero. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun Tue , 04 Dec 2012 11:31:45 UTC+0700Proyek senilai 400 juta dollar AS itu direncanakan beroperasi secara komersial tahun 2015. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes Tue , 04 Dec 2012 11:29:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/04/1106224-dahlan-cikarang-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan sedang mengadakan peninjauan ke gerbang tol Cikarang Utama Cikampek. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar Tue , 04 Dec 2012 11:21:08 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/25/0828412t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak mendatar pada perdagangan Selasa 4/12/2012. Bank Indonesia pun diperkirakan terus memantau di pasar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin Tue , 04 Dec 2012 11:05:52 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/26/0857544t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tekanan eksternal langsung mengimbas ke perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Selasa 4/12/2012. IHSG dibuka melemah 25,75 poin. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing Tue , 04 Dec 2012 10:45:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/22/1223378-kum-menteri-bumn-dahlan-iskan--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan menginginkan agar proses Initial Public Offering IPO perusahaan BUMN tanpa menggunakan agen penjual asing. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang Tue , 04 Dec 2012 10:14:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/14/1142011t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Manajemen PT Bakrie &amp; Brothers Tbk tetap fokus pada upaya pelunasan atau pengurangan beban utang pada tahun depan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan Tue , 04 Dec 2012 09:50:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/06/1231242-lkt---industri-pengolahan-ikan-karang--t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sejumlah calon investor asal Amerika Serikat sedang menjajaki untuk merelokasi aktivitas produksi dalam industri pengolahan komoditas rajungan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut Tue , 04 Dec 2012 09:32:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/07/26/1737015t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sentimen negatif dari rilis data &quot;manufacturing index&quot; AS di bulan November kembali terkontraksi ke level 49,5 <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut


00.02 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger