Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Shakira Gantikan Christina di The Voice Musim Keempat

Written By rajablos on Selasa, 05 Februari 2013 | 00.56


Shakira

Shakira (sumber: AXN)




"Selain penyanyi, saya juga produser dan penulis".

Program The Voice Musim keempat akan hadir lebih berwarna dengan kehadiran diva seksi, Shakira sebagai coach. Ia didaulat menggantikan Christina Aguilera yang absen di musim ini bersama koleganya Cee Lo Green. Saksikan peran Shakira sebagai coach dalam The Voice Musim keempat, mulai 31 Maret 2013, setiap Minggu, pukul 19.10 WIB di saluran televisi berbayar AXN.

Shakira merupakan salah satu diva yang populer dengan lagu Hips Don't Lie serta lagu pengantar FIFA World Cup 2010 (Waka Waka - This Time for Africa). Kedua lagu tersebut semakin mengibarkan namanya sebagai musisi papan atas. Selain sebagai penyanyi, Shakira juga dikenal sebagai produser, dancer,  koreografer dan model.

Beberapa singelnya menjadi hits dan meledak di pasaran hingga menembus angka penjualan yang fantastis. Seperti Whenever Wherever dengan 15 juta kopi. Hingga kini peraih beberapa penghargaan Grammy dan MTV ini telah berhasil membukukan penjualan hampir 60 juta album. Kesuksesan ini sekaligus mengukuhkannya sebagai artis Colombia dengan penjualan album tertinggi sepanjang sejarah.

Dengan berbagai talenta yang dimilikinya, tak heran jika Shakira ditunjuk untuk menjadi coach The Voice Musim keempat, menggantikan Christina Aguilera yang tengah berkonsentrasi pada konser musik dan tur albumnya.

Memulai tugasnya sebagai coach ditengah kehamilannya kala itu, Shakira dengan antusias dan sangat serius menghadapi persaingan dengan ketiga coach lainnya. Sebagai orang baru, ia dituntut untuk bisa mengikuti ritme kerja dan syuting sejak babak Blind Audition. Ia bahkan terlihat sangat siap dan kompetitif.

"Selain penyanyi, saya juga produser dan penulis. Saat di studio rekaman saya terlibat dalam setiap hal. Maka nanti saya akan memberi petunjuk pada para kontestan dengan lebih detil," tutur perempuan yang dijuluki Hip-shaking superstar yang baru saja melahirkan anak laki-laki yang bernama Milan.

Tak pelak dengan talenta dan keseriusan yang dimiliki Shakira, Blake Shelton sempat merasa minder. Penyanyi country yang sejak awal menjadi juri The Voice bersama pentolan Maroon 5 Adam Levine ini mengaku sangat takjub dengan Shakira.

“Suatu hari aku cari tahu soal Shakira di Google dan melihat fakta ia menjual ratusan juta kopi. Di saat itulah aku, dan bahkan Adam, berpikir 'Oh my God.' Saya belum sampai di level itu. Saya sudah cukup antusias saat meninggalkan Oklahoma (kampung halamannya, red) dan mendengar orang mengenal siapa saya," seloroh Blake merendah.

"Jadi duduk bersama seorang Shakira merupakan ancaman. Empat kali lipat ancamannya. Maksud saya, ia seorang penulis, penyanyi, produser. Ia juga cantik dan cerdas. Ya sudah, kalau begitu saya menyerah saja. Mungkin kita semua sudah terkalahkan. Tapi ya kita lihat saja apa yang akan terjadi nanti," imbuh suami Miranda Lambert ini.

Padahal sebelumnya Blake telah berhasil mencetak Jermaine Paul dan Cassadee Pope sebagai sang jawara The Voice dua musim berturut-turut.

Sementara yang unik antara Shakira dan Blake adalah seringnya terjadi salah paham diantara mereka berdua karena kendala bahasa. Meskipun demikian Shakira tetap bertekad untuk memberikan yang terbaik, menjadi mentor dan mengantar anggota tim nya menjadi bintang.

00.56 | 0 komentar | Read More

Pencuri Mobil Tertangkap Berkat GPS





Pencuri Mobil Tertangkap berkat GPS





Penulis : Lariza Oky Adisty | Senin, 4 Februari 2013 | 23:55 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Traffic Management Center Polda Metro Jaya dan polisi lalu lintas Polres Cianjur mengungkap peristiwa pencurian satu mobil Toyota Avanza.


Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Chrysnanda Dwi Laksana mengatakan, pengungkapan peristiwa ini terbantu oleh alat global positioning system (GPS) yang dipasang di mobil tersebut.


"GPS track-nya terpasang di mobil dan ID-nya dikirim ke petugas TMC Polda Metro Jaya. Selanjutnya, dari TMC memandu anggota Satuan Lalu Lintas Polrestro Cianjur melalui telepon," jelas Chrysnanda, Senin (4/2/2013).


Dengan panduan tersebut, keberadaan mobil itu dapat diketahui dan pelaku pencurian pun ditangkap. Hingga saat ini, pencuri mobil tersebut masih berada dalam pemeriksaan penyidik Polres Cianjur. Adapun mobil Toyota Avanza yang dicuri telah disita untuk dijadikan barang bukti.


















00.54 | 0 komentar | Read More

Hamilton: Mercedes Lapar Kesuksesan


KOMPAS.com - Lewis Hamilton mengatakan, tim barunya saat ini, Mercedes, lebih lapar akan kesuksesan dibandingkan dengan tim lain yang diketahuinya sejak dulu. Juara dunia 2008 ini mengatakan hal tersebut saat peluncuran mobil baru Mercedes Formula 1, W04, di Jerez, Senin (4/2/2013).

Mercedes membuka selubung mobil baru mereka pada Senin pagi. Mereka melakukannya sehari menjelang tes resmi pertama pra-musim, yang juga akan berlangsung di Jerez, Selasa (5/2), hingga Jumat (8/2).

Sejak kembali ke ajang Formula 1 dua musim lalu, Mercedes belum memperlihatkan prestasi yang membanggakan sebagai sebuah tim pabrik. Meskipun demikian, Hamilton berani membuat keputusan untuk bergabung, meskipun sebelumnya dia sudah berada di tim juara nan tangguh, McLaren. Pebalap Inggris ini mengatakan, dirinya yakin kesuksesan dapat diraihnya bersama tim baru tersebut.

"Ini hari yang sangat spesial bagiku untuk memperkenalkan secara resmi Mercedes-Benz Silver Arrow milik kami kepada dunia," ujar Hamilton. "Tak ada perusahaan dengan sejarah panjang di Grand Prix lebih dari pada Mercedes-Benz, dan ini menjadi sebuah penghormatan bagiku untuk menjejakkan kaki di atas tapak para legenda seperti Juan Manuel Fangio, Sir Stirling Moss dan Michael Schumacher.

"Ini adalah awal dari bab baru bagiku, petualangan baru, dan ketika saya berjalan melewati pintu di Brackley, saya sangat senang untuk turun dan bekerja. Saya sudah berada di pabrik selama beberapa hari, mengetahui orang-orang di sana, bertemu dengan para mekanik dan insinyurku, belajar tentang timku dan saya tidak pernah melihat grup orang-orang yang lebih lapar akan kesuksesan dibandingkan yang ini."

Hamilton mengakui, dirinya sudah sangat lama bekerja bersama Mercedes-Benz, sehingga banyak hal yang sudah dipelajari. Akan tetapi, satu hal terpenting dari semuanya itu adalah: Mercedez-Benz tidak tahu bagaimana kalah.

"Kami sedang memainkan sebuah permainan yang panjang di sini, tetapi saya tahu kami akan meraih kesuksesan bersama-sama dan saya senang menjadi bagian besar untuk membuat ini terjadi."







Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo









00.49 | 0 komentar | Read More

Nasib Rusli Zainal Ditetapkan Pekan Ini





Nasib Rusli Zainal Ditetapkan Pekan Ini





Penulis : Khaerudin | Senin, 4 Februari 2013 | 23:57 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Nasib Gubernur Riau Rusli Zainal akan segera ditentukan Komisi Pemberantasan Korupsi pada pekan ini. Gubernur yang juga merupakan politikus Partai Golkar itu akan ditentukan apakah ditetapkan sebagai tersangka atau selamat dari kasus yang selama ini disebut melibatkannya.


Rusli diduga ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi revisi Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 tentang pembangunan arena menembak Pekan Olahraga Nasional dan pemberian izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu dan hutan tanaman di Kabupaten Pelalawan.


Informasi yang diperoleh dari KPK menyebutkan, nasib Rusli bakal ditentukan Rabu besok. KPK telah menggelar perkara yang diduga melibatkan Rusli pada Jumat pekan lalu.


Juru Bicara KPK Johan Budi membenarkan bahwa ada gelar perkara terkait kasus PON Riau dan pemberian IUPHHK-HT di Kabupaten Pelalawan. "Gelar perkaranya sudah dilakukan," ujar Johan, Senin (4/2/2013) malam. Namun dia enggan merinci apa saja hasil gelar perkara tersebut.


Namun Johan memastikan status Rusli hingga saat ini belum menjadi tersangka. Rusli masih sebatas sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi terkait PON Riau.



















00.22 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Bisnis Keuangan

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comBatavia Air Dinilai "Cuci Tangan" Tak Kembalikan Uang TiketBelanja Modal Kalbe untuk Bangun PabrikTiga Maskapai Pailit, Duit Agen Lenyap Rp 60 MiliarIndeks Harga Saham Terus MelajuWamendag: Impor Daging Sapi Belum PerluBI Siap Periksa Bank Pejudi ValasTelkom-BRI Jajaki Kantor BersamaWeda Bay Nickel Belum Sepakat soal Penerimaan NegaraRedenominasi: Hapus Nol demi GengsiPerizinan Impor Daging Sapi Akan DibenahiWamendag: Waspadai Defisit Neraca PerdaganganPenggantian Tiket Batavia Air Tunggu Investor BaruBelum Melek IT, UMKM Indonesia Kalah dengan KenyaKredit Macet UMKM di Yogyakarta DihapuskanSetelah Osaka, BNI Ingin ke Jeddah


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Mon , 04 Feb 2013 23:20:08 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19430299/Batavia.Air.Dinilai.Cuci.Tangan.Tak.Kembalikan.Uang.Tiket Mon , 04 Feb 2013 19:43:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/04/1325323-kum-salinan-tiket-ditempel-di-kantor-batavia-air--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pihak maskapai Batavia Air dianggap telah cuci tangan terhadap kewajibannya mengembalikan dana tiket penumpang yang tidak jadi terbang. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19430299/Batavia.Air.Dinilai.Cuci.Tangan.Tak.Kembalikan.Uang.Tiket">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19430299/Batavia.Air.Dinilai.Cuci.Tangan.Tak.Kembalikan.Uang.Tiket http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19255378/Belanja.Modal.Kalbe.untuk.Bangun.Pabrik. Mon , 04 Feb 2013 19:25:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/23/1404396t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mayoritas belanja modal PT Kalbe Farma Tbk pada 2013 akan fokus untuk pembangunan pabrik. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19255378/Belanja.Modal.Kalbe.untuk.Bangun.Pabrik.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19255378/Belanja.Modal.Kalbe.untuk.Bangun.Pabrik. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19050617/Tiga.Maskapai.Pailit..Duit.Agen.Lenyap.Rp.60.Miliar Mon , 04 Feb 2013 19:05:06 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/31/1201448-agen-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Asita dan Astindo memperkirakan kehilangan dana deposit sebesar Rp 60 miliar akibat ditutupnya tiga maskapai penerbangan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19050617/Tiga.Maskapai.Pailit..Duit.Agen.Lenyap.Rp.60.Miliar">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19050617/Tiga.Maskapai.Pailit..Duit.Agen.Lenyap.Rp.60.Miliar http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/16574031/.Indeks.Harga.Saham.Terus.Melaju Mon , 04 Feb 2013 16:57:40 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/22/1155418-pri--ihsg-melemah-25-poin--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pergerakan indeks dipengaruhi oleh sentimen positif dari pengumuman data ekonomi AS. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/16574031/.Indeks.Harga.Saham.Terus.Melaju">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/16574031/.Indeks.Harga.Saham.Terus.Melaju http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/16151936/Wamendag.Impor.Daging.Sapi.Belum.Perlu Mon , 04 Feb 2013 16:15:19 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/23/1841257t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi menjelaskan, pihaknya belum akan melakukan importasi daging sapi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/16151936/Wamendag.Impor.Daging.Sapi.Belum.Perlu">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/16151936/Wamendag.Impor.Daging.Sapi.Belum.Perlu http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1605141/BI.Siap.Periksa.Bank.Pejudi.Valas Mon , 04 Feb 2013 16:05:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/05/27/1445097t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sudah menjadi rahasia umum, rupiah acap kali menjadi ajang spekulasi. Ini pula yang tecermin dari hasil evaluasi pengawas bank Singapura. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1605141/BI.Siap.Periksa.Bank.Pejudi.Valas">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1605141/BI.Siap.Periksa.Bank.Pejudi.Valas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1549067/Telkom.BRI.Jajaki.Kantor.Bersama Mon , 04 Feb 2013 15:49:06 UTC+0700PT Telekomunikasi Indonesia Tbk TLKM dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk BBRI akan menjajaki layanan kantor bersama. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1549067/Telkom.BRI.Jajaki.Kantor.Bersama">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1549067/TelkomBRI.Jajaki.Kantor.Bersama http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/15273759/Weda.Bay.Nickel.Belum.Sepakat.soal.Penerimaan.Negara. Mon , 04 Feb 2013 15:27:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/12/20/1914419t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Anak usaha Eramet, perusahaan pertambangan asal Perancis, belum menyepakati dua prinsip renegosiasi kontrak. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/15273759/Weda.Bay.Nickel.Belum.Sepakat.soal.Penerimaan.Negara.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/15273759/Weda.Bay.Nickel.Belum.Sepakat.soal.Penerimaan.Negara. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1511000/Redenominasi.Hapus.Nol.demi.Gengsi Mon , 04 Feb 2013 15:11:00 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/10/1230046-pri--program-redenominasi-mata-uang-rupiah--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">&quot;Redenominasi Tahu, sih, cuma itu apaan, ya, maksudnya&quot; tanya Iin bingung. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1511000/Redenominasi.Hapus.Nol.demi.Gengsi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1511000/Redenominasi.Hapus.Nol.demi.Gengsi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/14363033/Perizinan.Impor.Daging.Sapi.Akan.Dibenahi Mon , 04 Feb 2013 14:36:30 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/31/1623265-kedurus-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi menjelaskan pihaknya akan membenahi sistem perizinan impor daging sapi ke depan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/14363033/Perizinan.Impor.Daging.Sapi.Akan.Dibenahi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/14363033/Perizinan.Impor.Daging.Sapi.Akan.Dibenahi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/14041456/Wamendag.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan Mon , 04 Feb 2013 14:04:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/23/1731246t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi meminta kepada setiap pemangku kebijakan agar mewaspadai neraca perdagangan dalam negeri. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/14041456/Wamendag.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/14041456/Wamendag.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12353151/Penggantian.Tiket.Batavia.Air.Tunggu.Investor.Baru Mon , 04 Feb 2013 12:35:31 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/02/1124123-kum-salinan-tiket-ditempel-di-kantor-batavia-air--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kurator Batavia Air menyatakan, penggantian tiket calon penumpang akan dapat dilakukan dengan segera. Namun, ada syarat yang dibutuhkan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12353151/Penggantian.Tiket.Batavia.Air.Tunggu.Investor.Baru">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12353151/Penggantian.Tiket.Batavia.Air.Tunggu.Investor.Baru http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12295378/Belum.Melek.IT..UMKM.Indonesia.Kalah.dengan.Kenya Mon , 04 Feb 2013 12:29:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2009/09/24/1449402t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pengusaha di tingkat mikro, kecil dan menengah UMKM dinilai masih belum melek informasi dan teknologi IT. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12295378/Belum.Melek.IT..UMKM.Indonesia.Kalah.dengan.Kenya">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12295378/Belum.Melek.IT..UMKM.Indonesia.Kalah.dengan.Kenya http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12013982/Kredit.Macet.UMKM.di.Yogyakarta.Dihapuskan. Mon , 04 Feb 2013 12:01:39 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/06/30/1133398t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dahlan Iskan: Dengan dihapuskannya kredit macet itu, maka jaminan pelaku UMKM itu bisa segera dikembalikan <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12013982/Kredit.Macet.UMKM.di.Yogyakarta.Dihapuskan.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12013982/Kredit.Macet.UMKM.di.Yogyakarta.Dihapuskan. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12011465/Setelah.Osaka..BNI.Ingin.ke.Jeddah Mon , 04 Feb 2013 12:01:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/01/21/1144188t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Jika tidak ada aral melintang, bulan ini, PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk alias BNI mulai mengoperasikan kantor perwakilannya di Osaka. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12011465/Setelah.Osaka..BNI.Ingin.ke.Jeddah">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12011465/Setelah.Osaka..BNI.Ingin.ke.Jeddah


KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comBatavia Air Dinilai "Cuci Tangan" Tak Kembalikan Uang TiketBelanja Modal Kalbe untuk Bangun PabrikTiga Maskapai Pailit, Duit Agen Lenyap Rp 60 MiliarIndeks Harga Saham Terus MelajuWamendag: Impor Daging Sapi Belum PerluBI Siap Periksa Bank Pejudi ValasTelkom-BRI Jajaki Kantor BersamaWeda Bay Nickel Belum Sepakat soal Penerimaan NegaraRedenominasi: Hapus Nol demi GengsiPerizinan Impor Daging Sapi Akan DibenahiWamendag: Waspadai Defisit Neraca PerdaganganPenggantian Tiket Batavia Air Tunggu Investor BaruBelum Melek IT, UMKM Indonesia Kalah dengan KenyaKredit Macet UMKM di Yogyakarta DihapuskanSetelah Osaka, BNI Ingin ke Jeddah


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Mon , 04 Feb 2013 23:20:08 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19430299/Batavia.Air.Dinilai.Cuci.Tangan.Tak.Kembalikan.Uang.Tiket Mon , 04 Feb 2013 19:43:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/04/1325323-kum-salinan-tiket-ditempel-di-kantor-batavia-air--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pihak maskapai Batavia Air dianggap telah cuci tangan terhadap kewajibannya mengembalikan dana tiket penumpang yang tidak jadi terbang. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19430299/Batavia.Air.Dinilai.Cuci.Tangan.Tak.Kembalikan.Uang.Tiket">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19430299/Batavia.Air.Dinilai.Cuci.Tangan.Tak.Kembalikan.Uang.Tiket http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19255378/Belanja.Modal.Kalbe.untuk.Bangun.Pabrik. Mon , 04 Feb 2013 19:25:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/23/1404396t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mayoritas belanja modal PT Kalbe Farma Tbk pada 2013 akan fokus untuk pembangunan pabrik. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19255378/Belanja.Modal.Kalbe.untuk.Bangun.Pabrik.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19255378/Belanja.Modal.Kalbe.untuk.Bangun.Pabrik. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19050617/Tiga.Maskapai.Pailit..Duit.Agen.Lenyap.Rp.60.Miliar Mon , 04 Feb 2013 19:05:06 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/31/1201448-agen-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Asita dan Astindo memperkirakan kehilangan dana deposit sebesar Rp 60 miliar akibat ditutupnya tiga maskapai penerbangan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19050617/Tiga.Maskapai.Pailit..Duit.Agen.Lenyap.Rp.60.Miliar">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/19050617/Tiga.Maskapai.Pailit..Duit.Agen.Lenyap.Rp.60.Miliar http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/16574031/.Indeks.Harga.Saham.Terus.Melaju Mon , 04 Feb 2013 16:57:40 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/22/1155418-pri--ihsg-melemah-25-poin--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pergerakan indeks dipengaruhi oleh sentimen positif dari pengumuman data ekonomi AS. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/16574031/.Indeks.Harga.Saham.Terus.Melaju">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/16574031/.Indeks.Harga.Saham.Terus.Melaju http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/16151936/Wamendag.Impor.Daging.Sapi.Belum.Perlu Mon , 04 Feb 2013 16:15:19 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/23/1841257t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi menjelaskan, pihaknya belum akan melakukan importasi daging sapi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/16151936/Wamendag.Impor.Daging.Sapi.Belum.Perlu">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/16151936/Wamendag.Impor.Daging.Sapi.Belum.Perlu http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1605141/BI.Siap.Periksa.Bank.Pejudi.Valas Mon , 04 Feb 2013 16:05:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/05/27/1445097t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sudah menjadi rahasia umum, rupiah acap kali menjadi ajang spekulasi. Ini pula yang tecermin dari hasil evaluasi pengawas bank Singapura. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1605141/BI.Siap.Periksa.Bank.Pejudi.Valas">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1605141/BI.Siap.Periksa.Bank.Pejudi.Valas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1549067/Telkom.BRI.Jajaki.Kantor.Bersama Mon , 04 Feb 2013 15:49:06 UTC+0700PT Telekomunikasi Indonesia Tbk TLKM dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk BBRI akan menjajaki layanan kantor bersama. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1549067/Telkom.BRI.Jajaki.Kantor.Bersama">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1549067/TelkomBRI.Jajaki.Kantor.Bersama http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/15273759/Weda.Bay.Nickel.Belum.Sepakat.soal.Penerimaan.Negara. Mon , 04 Feb 2013 15:27:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/12/20/1914419t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Anak usaha Eramet, perusahaan pertambangan asal Perancis, belum menyepakati dua prinsip renegosiasi kontrak. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/15273759/Weda.Bay.Nickel.Belum.Sepakat.soal.Penerimaan.Negara.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/15273759/Weda.Bay.Nickel.Belum.Sepakat.soal.Penerimaan.Negara. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1511000/Redenominasi.Hapus.Nol.demi.Gengsi Mon , 04 Feb 2013 15:11:00 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/10/1230046-pri--program-redenominasi-mata-uang-rupiah--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">&quot;Redenominasi Tahu, sih, cuma itu apaan, ya, maksudnya&quot; tanya Iin bingung. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1511000/Redenominasi.Hapus.Nol.demi.Gengsi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/1511000/Redenominasi.Hapus.Nol.demi.Gengsi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/14363033/Perizinan.Impor.Daging.Sapi.Akan.Dibenahi Mon , 04 Feb 2013 14:36:30 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/31/1623265-kedurus-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi menjelaskan pihaknya akan membenahi sistem perizinan impor daging sapi ke depan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/14363033/Perizinan.Impor.Daging.Sapi.Akan.Dibenahi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/14363033/Perizinan.Impor.Daging.Sapi.Akan.Dibenahi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/14041456/Wamendag.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan Mon , 04 Feb 2013 14:04:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/23/1731246t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi meminta kepada setiap pemangku kebijakan agar mewaspadai neraca perdagangan dalam negeri. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/14041456/Wamendag.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/14041456/Wamendag.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12353151/Penggantian.Tiket.Batavia.Air.Tunggu.Investor.Baru Mon , 04 Feb 2013 12:35:31 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/02/1124123-kum-salinan-tiket-ditempel-di-kantor-batavia-air--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kurator Batavia Air menyatakan, penggantian tiket calon penumpang akan dapat dilakukan dengan segera. Namun, ada syarat yang dibutuhkan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12353151/Penggantian.Tiket.Batavia.Air.Tunggu.Investor.Baru">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12353151/Penggantian.Tiket.Batavia.Air.Tunggu.Investor.Baru http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12295378/Belum.Melek.IT..UMKM.Indonesia.Kalah.dengan.Kenya Mon , 04 Feb 2013 12:29:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2009/09/24/1449402t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pengusaha di tingkat mikro, kecil dan menengah UMKM dinilai masih belum melek informasi dan teknologi IT. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12295378/Belum.Melek.IT..UMKM.Indonesia.Kalah.dengan.Kenya">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12295378/Belum.Melek.IT..UMKM.Indonesia.Kalah.dengan.Kenya http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12013982/Kredit.Macet.UMKM.di.Yogyakarta.Dihapuskan. Mon , 04 Feb 2013 12:01:39 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/06/30/1133398t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dahlan Iskan: Dengan dihapuskannya kredit macet itu, maka jaminan pelaku UMKM itu bisa segera dikembalikan <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12013982/Kredit.Macet.UMKM.di.Yogyakarta.Dihapuskan.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12013982/Kredit.Macet.UMKM.di.Yogyakarta.Dihapuskan. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12011465/Setelah.Osaka..BNI.Ingin.ke.Jeddah Mon , 04 Feb 2013 12:01:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/01/21/1144188t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Jika tidak ada aral melintang, bulan ini, PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk alias BNI mulai mengoperasikan kantor perwakilannya di Osaka. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12011465/Setelah.Osaka..BNI.Ingin.ke.Jeddah">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/04/12011465/Setelah.Osaka..BNI.Ingin.ke.Jeddah


00.02 | 0 komentar | Read More

Seorang Pekerja Seni Positif Konsumsi Narkoba 'Baru' di Rumah Raffi

Written By rajablos on Selasa, 29 Januari 2013 | 00.56


Petugas kepolisian dari Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan barang bukti hasil penggerebekan di rumah Raffi Ahmad.

Petugas kepolisian dari Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan barang bukti hasil penggerebekan di rumah Raffi Ahmad. (sumber: JG Photo)




Secara total sudah ada tujuh orang yang diketahui positif mengonsumsi narkoba,

Jakarta

- Salah seorang pekerja seni atau artis, dari empat artis yang turut diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN) saat penggerebekan di rumah Raffi Ahmad di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (27/1) pagi.

Zat narkoba baru, yakni chatinone itu terbukti dikonsumsi salah satu dari empat artis yang berada di kediaman Raffi saat digerebek.

Hal itu berdasar hasil pemeriksaan laboratorium terhadap urine 17 orang yang diperiksa Unit Pelaksana Teknis Laboratorium BNN.

Kepala Bagian Humas BNN, Sumirat Dwiyanto mengatakan dua orang yang diketahui mengonsumsi chatinone berinisial R dan RJ. Salah satu di antara mereka merupakan pekerja seni.

Seperti diketahui empat pekerja seni atau artis yang ikut ditangkap BNN adalah pemilik rumah Raffi Ahmad, Irwansyah dan istrinya Zaskia Sungkar, serta artis yang juga anggota DPRD DKI Jakarta Wanda Hamidah.

"Jadi profesinya pekerja seni. Keduanya laki-laki," kata Sumirat kepada wartawan di Gedung BNN, Senin (28/1).

Dikatakan Sumirat, dengan temuan baru ini, secara total sudah ada tujuh orang yang diketahui positif mengonsumsi narkoba, karena sebelumnya ada lima orang yang positif mengonsumsi narkoba.

Dua dari lima orang dinyatakan positif mengonsumsi ganja, dua orang mengonsumsi MDMA atau ekstasi dan seorang lainnya mengonsumsi kedua barang haram tersebut.
Kelima orang yang telah dinyatakan positif masing-masing berinisial K, M, MF, W, J.
Menurut Sumirat lima orang yang telah terlebih dahulu dinyatakan positif mengonsumsi narkoba jenis ekstasi dan sabu juga diketahui mengonsumsi zat narkoba chatinone.

"Kelima org ini juga menggunakan zat baru tesebut. Diantara ke tujuh orang ini ada yang berprofesi sebagai pekerja seni. Mereka antara lain berinisial K, M, MF, W, J, R, dan RJ," katanya.

Sumirat menjelaskan, zat baru tersebut saat ini belum termasuk dalam narkotika yang disebutkan dalam UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Kemudian bagaimana mereka dijerat jika belum ada dalam UU, itu menjadi bagian dari penyidikan yang masih berlangsung saat ini.

"Kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), kepolisian, bahkan berkoordinasi dengan badan narkotika dari negara lain. Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait," paparnya.

Sebelumnya, Sumirat mengatakan, meski hasil pemeriksaan urine telah selesai dilakukan bukan tidak mungkin jumlah orang yang terbukti positif mengonsumsi narkotika dalam 'pesta' di rumah Raffi Ahmad itu akan bertambah.

Pasalnya, pemeriksaan urine hanya salah satu dari proses pemeriksaan yang dilakukan pihaknya. Selanjutnya, BNN juga akan memeriksa spesimen lain, seperti darah dan rambut dari 17 orang yang ditangkap tersebut.

"Masih pengecekan di spesimen lainnya seperti darah dan rambut di lab BNN. Kami masih lakukan pemeriksaan yang mendalam, kepada mereka-mereka yang ada di lokasi," paparnya.

00.56 | 0 komentar | Read More

Sebut Tersangka Baru, BNN Bantah Berita Salah Satu Media





Sebut Tersangka Baru, BNN Bantah Berita Salah Satu Media





Penulis : Imanuel More | Selasa, 29 Januari 2013 | 00:29 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengumumkan penetapan dua tersangka tambahan hasil penggerebekan di rumah artis Raffi Ahmad, dalam konferensi pers Senin (28/1/2013).


Pengumuman tersebut sekaligus membantah pemberitaan di sebuah media online yang menyebutkan dua nama berbeda. "Dua tersangka baru yaitu R dan RJ," kata Kombes Sumirat Dwiyanti, Kepala Humas BNN.


Terkait dua nama artis yang disebutkan salah satu media online, yaitu Zaskia Sungkar dan Irwansyah, Sumirat menegaskan belum ada penentuan status. Pasangan artis itu masih menjalani pemeriksaan standar.


"Hari ini belum ditentukan statusnya, memberi ralat yang menginfomasikan status tersangka. BNN belum menentukan statusnya. Hari ini pemeriksaan seperti biasa, dokter, piskiater-psikolog," kata Sumirat.


Inisial ZS, I, dan FQ, hanya disinggung dalam keterangan terkait orang-orang yang terakhir tiba di lokasi penggerebekan. Salah satu dari dua tersangka baru disebutkan berprofesi sebagai pekerja seni. Jenis kelamin kedua tersangka baru adalah laki-laki.


Dengan penambahan dua tersangka baru, jumlah total tersangka dalam kasus ini menjadi tujuh orang. Lima orang yang sebelumnya telah ditetapkan tersangka, masing-masing berinisial K, M, MF, W, dan J.


Namun, Sumirat enggan menerangkan profesi, jenis kelamin, dan keterangan lain tentang para tersangka. Sumirat juga menerangkan, sampai malam ini belum satu pun dari 17 orang yang diamankan dari rumah Raffi Ahmad yang dibebaskan.


















00.54 | 0 komentar | Read More

Chong Wei Kebanjiran Tawaran




Chong Wei Kebanjiran Tawaran





Senin, 28 Januari 2013 | 23:16 WIB













KUALA LUMPUR, Kompas.com - Otoritas bulu tangkis Malaysia akan membatasi frekuensi bertanding peringkat satu dunia Lee Chong Wei di luar negeri.

Menurut pelatihnya, Tey Seu Bock, Chong Wei akan berkonsentrasi  untuk memenangi kejuaraan dunia di Guangzhou, China pada Agustus mendatang.

Chong Wei memang banyak dipinang oleh klub-klub bulu tangkis negara Asia untuk bermain di liga mereka. Chong Wei akan memperkuat klub Musica Kudus pada liga super bulu tangkis di Surabaya mulai 2 Februari.

"Chong Wei akan bermain buat Musica hanya untuk dua pertandingan. Ini tidak akan merusak program latihannya. Ia mungkin akan menikmati pertandingan kualitas tinggi di sana," kata Seu Bock.

Chong Wei juga berencana bermain di Liga China setelah kejuaraan dunia. Ia juga mendapat tawaran senilai 1 juta dolar AS untuk bermain di Liga Bulu tangkis India (IBL), Juni. Namun ia belum memastikan kesanggupannya.

"Sejauh ini, ia belum mendaftar di IBL.  beberapa jadwal liga berbenturan dengan jadwal pertandingan Chong Wei dan kami tidak mau ia bertanding berlebihan," lanjut Seu Bock.

Partispasi Chong Wei di kejuaraan beregu Piala Axiata pada Maret mendatang juga belum dipastikan. Leg pertama kejuaraan yang berlangsung sistem home and away ini akan berlangsung di Kuala Lumpur, 21-24 Maret.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















00.49 | 0 komentar | Read More

Priyo: Saya 100 Persen Tidak Tahu-menahu


JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Priyo Budi Santoso membantah menerima fee dari proyek pengadaan laboratorium komputer tahun anggaran 2011 dan pengadaan Al Quran 2011 di Kementerian Agama. Priyo mengaku tak tahu-menahu soal proyek tersebut.


"Saya 100 persen tidak tahu-menahu," kata Priyo ketika dihubungi, Senin (28/1/2013) malam.


Priyo mengatakan, dirinya tak ada kaitannya dalam proyek tersebut. Pasalnya, sebagai pimpinan DPR, dirinya memegang komisi yang membidangi masalah politik, hukum, dan keamanan. Adapun proyek tersebut, kata dia, berada di Komisi VIII DPR.


Menurut Priyo, keterkaitan dirinya dengan terdakwa Dendy Prasetya hanya karena sama-sama di organisasi sayap Partai Golkar, yakni Generasi Muda Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Gema MKGR). Priyo merasa aneh namanya bisa muncul dalam dakwaan lantaran belum pernah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi.


Seperti diberitakan, nama Priyo muncul dalam surat dakwaan anggota DPR Zulkarnaen Djabar dan putranya Dendy Prasetya yang dibacakan tim jaksa KPK dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (28/1/2013).


Menurut surat dakwaan tersebut, Zulkarnaen bersama-sama Dendy dan Fahd El Fouz (Fahd A Rafiq) menerima uang Rp 14,39 miliar dari Abdul Kadir Alaydrus terkait pengadaan laboratorium dan Al Quran tahun anggaran 2011 serta tahun anggaran 2012 .


Fee dari proyek pengadaan laboratorium komputer 2011 yang nilainya Rp 31,2 miliar tersebut disebut mengalir ke enam pihak, yakni ke Senayan (Zulkarnaen) sebesar 6 persen, ke Vasco Ruseimy atau Syamsu sebesar 2 persen, ke kantor sebesar 0,5 persen, ke PBS (Priyo Budi Santoso) sebesar 1 persen, ke Fahd sendiri senilai 3,25 persen, dan kepada Dendy sebesar 2,25 persen.


Dari pengadaan Al Quran 2011 senilai Rp 22 miliar, kembali disusun pembagian fee yang rinciannya sebesar 6,5 persen ke Senayan (Zulkarnaen), 3 persen mengalir ke Vasco/Syamsu, sebesar 3,5 persen ke PBS sebesar 5 persen untuk Fahd, 4 persen untuk Dendy, dan 1 persen untuk kantor.












00.22 | 0 komentar | Read More

Menkeu Akan Terapkan Hedging Valas





Menkeu Akan Terapkan 'Hedging' Valas





Penulis : Didik Purwanto | Senin, 28 Januari 2013 | 22:26 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah akan menerapkan aturan tentang nilai lindung (hedging) atas utang pemerintah dalam bentuk pinjaman dan atau surat berharga negara (SBN). Hal ini untuk mewujudkan struktur portofolio yang optimal.


Selain itu, aturan hedging ini untuk mengendalikan fluktuasi pembayaran kewajiban utang pemerintah yang terdiri dari pokok, bunga, dan biaya lainnya akibat risiko fluktuasi nilai tukar dan atau tingkat bunga dalam jangka waktu tertentu.


"Jadi ini (Peraturan Menteri Keuangan) sudah ditetapkan dan sekarang tinggal membangun pemahaman mengenai mekanismenya," kata Menteri Keuangan Agus Martowardojo saat ditemui di acara Rapat Kerja Pemerintah di Jakarta Convention Center, Senin (28/1/2013).


Menurut Agus, transaksi hedging ini dapat dilaksanakan melalui permintaan penawaran oleh pemerintah ataupun penawaran dari pihak ketiga (counter party) yang punya underlying pinjaman kepada pemerintah.


Sementara, institusi yang dapat menjadi counterparty adalah bank devisa, lembaga keuangan bukan bank, lembaga keuangan internasional dan lembaga keuangan internasional dengan peringkat kredit A yang dikeluarkan oleh paling kurang dua lembaga pemeringkat internasional. Serta yang memiliki reputasi dan rekam jejak yang baik dalam pelaksanaan transaksi dengan pemerintah.


"Prinsipnya bisa seperti yang dilakukan swasta seperti dengan forward buy, forward sell, dan swap. Itu semua masuk kategori hedging," tambahnya.


Aturan ini akan diberlakukan tahun ini setelah pemerintah menyiapkan mekanisme dan meyakinkan tata kelola (governance) yang baik serta sosialisasi ke pihak terkait.


"Kalau mau digunakan tahun ini, bisa saja, sejalan dengan Undang-undang APBN kita," tambahnya.



















00.02 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger